|
|
|
 |
 |
ala bisa karena AllahBelakangan ini gue semakin yakin kalo menulis itu bukan persoalan bakat
atau nggak tetapi lebih pada persoalan kemauan. Siapa pun orangnya
kalau dia mau pasti bisa.
(selengkapnya...)
bermain fuzzle“Wan suka main fuzzle ga?” tanya seorang teman dengan nada serius.
“Suka. Mang kenapa?” tanyaku balik.
“Kalo di hape?”tanyanya lagi
(selengkapnya...)
saatnya untuk menulis Dalam salah satu session
kultum, seorang teman mencoba memberikan tips tentang cara belajar yang
efektif, dalam arti ilmu yang kita peroleh dapat bertahan lebih lama (selengkapnya...) mencoba menulis lagi Sepagian
kemaren, aku hanya bisa termenung di depan komputer. Awalnya sih ingin
menulis untuk mempersiapkan postingan beberapa hari ke depan. Mumpung
lagi ada waktu dan (selengkapnya...) motivasi gue
Masih ingat dua postingan saya sebelumnya; mengapa anda menulis dan
hidup abadi. Kedua tulisan tersebut memang tidak memiliki hubungan
langsung, begitupun ketika saya menulisnya. (selengkapnya...) mengapa anda menulis
Ada yang menarik dari pertanyaan di atas, karena ini terkait dengan
motivasi kita dalam menulis, terkait dengan niat. Dan ketika bicara
tentang niat maka hadits utama (selengkapnya...) ga bakat? Menulis,
menulis dan menulis! Itulah cara yang paling efektif untuk bisa menjadi
seorang penulis. Bukan asal apa yang gue katakan ini, karena memang
inilah yang selalu (selengkapnya...)
|
|
|